Categories
Perkebunan

Perawatan, Pemeliharaan dan Cara Panen Wortel

Perawatan, Pemeliharaan dan Cara Panen Wortel

Perawatan, Pemeliharaan dan Cara Panen Wortel

Perawatan Tanaman Wortel

Pemupukan tambahan dilakukan setelah tanaman berumur satu bulan. Gunakan kompos atau pupuk untuk pertanian wortel organik. Anda juga dapat menggunakan pupuk cair organik atau pupuk hayati. Pupuk kompos ditanam di permukaan bedeng di sekitar tanaman. Dosisnya 10-15 kg per hektar.

Untuk budidaya wortel non-organik, gunakan campuran urea dan KCl 2: 1 hingga 300 kg per hektar. Pupuk ditanam dalam alur dalam jarak 5 cm dari pangkal tanaman.

Selain menyuburkan tumbuhan, menyiangi dan menipis tanaman. Untuk pertumbuhan umbi yang sempurna, sesuaikan penipisan tanaman sehingga jarak antara satu tanaman dan yang lainnya adalah antara 5-10 cm.


Hama dan Penyakit

Hama yang paling umum ditemukan dalam pertanian wortel adalah ulat dan kutu daun di tanah. Ulat dapat dihilangkan dengan mencari sarangnya, kemudian mereka dikeluarkan dan dihilangkan secara manual. Lakukan di pagi hari.

Selalu menjaga lantai bersih dan rapi untuk menghindari serangan ulat. Jika serangan ini diperburuk, Anda dapat menggunakan pestisida jenis furadan.
Kutu daun menyerang tunas daun dengan menyerap cairan dan merusak daun menjadi daun melengkung. Untuk mengendalikan kutu daun, putar tanaman sehingga siklus hidupnya terganggu. Semprotan bisa menggunakan insektisida.

Secara umum, penyakit yang menyerang tanaman wortel adalah bercak daun dan nodul. Bintik daun disebabkan oleh jamur Cercospora. Penyakit ini menyerang daun tua, gejalanya berupa bintik-bintik coklat dengan tepi hitam.

Penyakit bercak daun dapat diverifikasi dengan memilih benih yang sehat atau biji yang pertama kali diberikan larutan fungisida. Selalu jaga taman Anda bersih untuk mengurangi risiko penyakit daun.

Nodul akar disebabkan oleh nematoda. Gejalanya berupa umbi besar. Pencegahan bisa dilakukan melalui rotasi tanaman. Putar tanaman bersama dengan berbagai jenis keluarga lainnya. Semprotan kimia yang digunakan adalah nematik.

 

Cara Panen Tanaman Wortel

Budidaya wortel dapat memakan waktu 3 bulan setelah penanaman biji. Waktu panen harus dipertimbangkan. Jika usia tanaman sudah sangat tua, tekstur umbi mengeras dan rasanya tidak enak.

Panen dilakukan saat pemindahan. Kemudian cuci atau bersihkan tanah kotor yang menempel pada umbi dengan air bersih. Batang di pangkal umbi dapat dipotong atau dibiarkan. Tergantung pasar yang direncanakan.

Budidaya wortel yang dilakukan dengan baik dapat menghasilkan 20-30 ton per hektar. Tergantung jenis dan ragam wortel yang ditanam.

 

Sumber : https://anekabudidaya.com/